in

ESET Cloud Workload Protection, Pelindung Cloud Modern

logo eset


Jakarta, PCplus – ESET baru saja merilis fitur ESET Cloud Workload Protection di Indonesia tanpa biaya tambahan. Fitur ini terintegrasi dengan ESET PROTECT dan dirancang untuk melindungi workload di hybrid cloud, multi-cloud, serta VM on-premise dengan teknologi AI.

Baca Juga: ESET Threat Report 2025: Ancaman Ransomware AI Makin Serius

Teknologi ini hadir sebagai jawaban atas meningkatnya ancaman siber di Indonesia. Modulnya langsung terintegrasi ke dalam ESET PROTECT tanpa biaya tambahan, kecuali untuk paket PROTECT ENTRY. Lantas apa saja fitur yang disediakan ESET?

  • Dukungan proteksi luas, mencakup: AWS, Microsoft Azure, Google Cloud Platform, private cloud, dan VM on-premise.
  • Dashboard terpadu: Semua endpoint dan workload cloud bisa dipantau melalui satu tampilan (single pane of glass).
  • Teknologi AI: Deteksi anomali, analisis perilaku, serta otomatisasi respons serangan.
  • Performa ringan: Tidak membebani server, sehingga operasional tetap lancar.
  • Kepatuhan regulasi: Mendukung standar global (NIST, CIS, PCI DSS) dan regulasi lokal seperti UU PDP serta pedoman BSSN.
Tampilan dashboard ESET Cloud Workload Protection (PCplus / Istimewa)

Pertumbuhan Cloud dan Risiko Keamanan

Pasar cloud Indonesia diperkirakan mencapai US$2,81 miliar pada 2026 dan tumbuh sampai US$5,5 miliar pada 2031. Namun, pertumbuhan ini tidak selalu diimbangi dengan kesiapan keamanan.

  • Kerugian global: Studi IBM mencatat rata-rata kerugian akibat pelanggaran data di public cloud mencapai US$5,17 juta per insiden.
  • Kondisi lokal: Banyak UKM di Indonesia masih minim proteksi cloud, rentan terhadap ransomware, salah konfigurasi, dan keterbatasan visibilitas.

Keunggulan bagi Organisasi di Indonesia

Dengan ESET Cloud Workload Protection, organisasi bisa mendapatkan beberapa manfaat, seperti:

  • Mengurangi permukaan serangan dengan memperluas proteksi ke workload cloud.
  • Mempercepat respons serangan melalui otomatisasi berbasis AI.
  • Memudahkan audit dengan bukti kepatuhan yang siap digunakan.
  • Meningkatkan efisiensi tim IT karena semua proteksi bisa dikelola dari satu konsol.

Menurut Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group, public cloud kini dianggap sebagai urat nadi bisnis digital. Dengan fitur ini, perusahaan besar maupun kecil bisa lebih tenang menghadapi ancaman siber.

Peluncuran ESET Cloud Workload Protection menjadi langkah penting bagi keamanan cloud di Indonesia. Dengan integrasi ke ESET PROTECT, teknologi AI, dan dukungan kepatuhan regulasi, solusi ini membantu organisasi menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.



Sumber PC PLus

What do you think?

Written by admin

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
SUSECON 2026

SUSECON 2026, Inovasi Open Source dan Daulat AI