in

Ikutan Asia Hackathon 2026, Bawa Pulang Total Hadiah $24,000

Poster Asia Hackathon 2026


Vietnam, PCplus – Pada 6 April 2026, tiga organisasi anggota Vingroup—Yayasan For Green Future, VinUniversity, dan VinTechTalent—meluncurkan Asia Hackathon for Green Future 2026. Kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa sarjana dan magister dari seluruh Asia. Total hadiah yang disediakan mencapai USD 24.000.

Baca Juga: Asia Open Data Hackathon, Kompetisi Antara Tiga Negara Asia

Tahapan kompetisi di ajang kali ini dibagi menjadi tiga:

  • Registrasi & Seleksi Awal (6 April – 17 Mei 2026)
  • Pelatihan Online (2 Juni – 28 Juni 2026)
  • Final Hackathon di VinUniversity, Hanoi (2 – 5 Juli 2026, tentatif)

Peserta wajib mendaftar dalam tim beranggotakan maksimal empat orang. Proposal ide dan video pengenalan akan dinilai oleh Dewan Teknis. Dari seleksi awal, 30 tim terbaik akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Fokus Tantangan dan Pelatihan

Ide yang diajukan harus menyentuh salah satu dari tiga bidang utama:

  • Energi Terbarukan dan Mobilitas Rendah Karbon
  • Kualitas Udara Perkotaan dan Ketahanan Iklim
  • Sumber Daya Air dan Pertanian Tahan Iklim

Pada tahap pelatihan online, tim akan mendapat bimbingan dari pakar multidisiplin. Sesi ini bertujuan memperdalam pengetahuan tentang tren keberlanjutan dan teknologi terbaru. Dengan begitu, solusi yang dikembangkan bisa lebih matang dan berdampak nyata.

Final Hackathon dan Hadiah

Seluruh biaya perjalanan dan akomodasi untuk 30 tim finalis akan ditanggung penuh. Mereka akan mengikuti hackathon 24 jam di VinUniversity. Dari sini, sembilan tim terbaik akan dipilih untuk babak akhir.

Struktur hadiah:

  • Juara Pertama: USD 8.000
  • Juara Kedua: USD 5.000
  • Dua Juara Ketiga: USD 3.000 masing-masing
  • Lima Hadiah Hiburan: USD 1.000 masing-masing

Tokoh Penting dan Dampak

Ketua Dewan Juri adalah Prof. Duong Nguyen Vu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan Pascasarjana VinUniversity. Beliau pernah menjabat sebagai Profesor di NTU Singapura dan Direktur ATMRI. Pengalaman internasionalnya diyakini akan memperkuat kualitas penilaian kompetisi.

Menurut Dr. Le Thai Ha, Direktur Yayasan For Green Future, ide besar sering lahir dari semangat mahasiswa. Hackathon ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda Asia untuk menciptakan solusi berkelanjutan yang berdampak luas.

Asia Hackathon 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan platform kolaborasi lintas negara. Dengan dukungan penuh dari Vingroup dan pakar internasional, ajang ini diharapkan melahirkan inovasi teknologi yang mampu menjawab tantangan lingkungan global.



Sumber PC PLus

What do you think?

Written by admin

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
SAMA Indonesia

SAMA Connect 2026, Bikin Teknologi AI Lebih Efektif