in

Valve Akui Steam Deck Terkendala Stok Akibat Krisis Memori


Jakarta, PCplus – Valve telah mengumumkan bahwa ketersediaan Steam Deck terganggu oleh krisis memori dan penyimpanan. Konsol genggam ini disebut akan mengalami kondisi stok yang tidak menentu di berbagai wilayah. Informasi resmi tersebut muncul setelah seluruh unit Steam Deck sempat habis terjual dalam beberapa hari terakhir. Model LCD 256GB bahkan sudah dihentikan produksinya sejak Desember lalu, sehingga pilihan kini hanya tersedia pada varian OLED.

Baca Juga: Game Indonesia Ini Tersedia di Steam dan Nintendo Switch

Permintaan tinggi terhadap chip memori dari perusahaan besar seperti Nvidia dan Google untuk kebutuhan kecerdasan buatan disebut sebagai penyebab utama. Komponen tersebut lebih dulu dialokasikan untuk pusat data AI, sehingga pasokan untuk perangkat konsumen menjadi terbatas. Akibatnya, harga RAM meningkat dan berdampak langsung pada harga serta ketersediaan konsol.

Kondisi Pasar dan Prediksi Ketersediaan

Di Amerika Serikat, seluruh model Steam Deck OLED saat ini ditandai habis stok di toko resmi Valve. Dua konfigurasi yang ditawarkan, yaitu 512GB dan 1TB, tidak dapat dibeli untuk sementara waktu. Valve menyebutkan bahwa stok akan muncul kembali secara berkala, namun tidak ada kepastian mengenai jumlah unit yang tersedia.

Menurut laporan dari TweakTown, krisis memori global diperkirakan akan terus memengaruhi pasokan perangkat steam deck hingga sepanjang tahun 2026. Situasi ini membuat harga perangkat berpotensi naik dan ketersediaan tetap fluktuatif. Gamer yang ingin membeli Steam Deck harus bersiap menghadapi periode stok kosong yang berulang.

Implikasi bagi Konsumen dan Industri

Krisis memori ini tidak hanya berdampak pada Valve, tetapi juga pada industri teknologi secara keseluruhan. Konsol, laptop, dan perangkat lain yang bergantung pada RAM dan penyimpanan akan menghadapi tantangan serupa. Konsumen diharapkan lebih sabar menunggu ketersediaan kembali atau mempertimbangkan alternatif perangkat gaming lain.

Valve sendiri menegaskan komitmen untuk terus memproduksi Steam Deck OLED meski pasokan komponen terbatas. Namun, konsumen harus menerima kenyataan bahwa perangkat ini tidak akan mudah ditemukan dalam waktu dekat. Situasi ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara perkembangan teknologi AI dan ketersediaan perangkat gaming modern.



Sumber PC PLus

What do you think?

Written by admin

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
Serangan mobile malware meningkat tajam

Waduh! Indonesia Disebut Jadi Sumber Malware Terbesar di 2025

Malware Android Keenadu Incar Kamu di Tahun ini