in

Game Indonesia Ini Tersedia di Steam dan Nintendo Switch


Singapura, PCplus – Game Indonesia Steam berjudul As I Began to Dream resmi dirilis di Nintendo Switch dan PC melalui Steam serta Epic Games. Game ini sendiri dikembangkan oleh Strayflux, studio indie asal Bandung, dan dipublikasikan oleh Soft Source. Dengan gaya seni tangan yang khas, game ini menghadirkan pengalaman puzzle platformer yang menyentuh hati.

Baca Juga: Eggward’s Lab, Game Lokal yang Lagi Digemari

Kamu akan diajak masuk ke dunia mimpi seorang gadis bernama Lily. Dunia tersebut digambarkan sebagai limbo penuh misteri, di mana Lily harus memecahkan teka-teki untuk menemukan kedamaian. Setiap level menampilkan ilustrasi tangan yang detail, menghadirkan nuansa hangat sekaligus melankolis.

Trailer peluncuran game ini disunting oleh David Paterson dan diiringi musik orisinal dari komposer Indonesia, JabFina. Musik tersebut menambah atmosfer emosional yang mendalam, membuat pengalaman bermain terasa lebih hidup. Selain itu, Strayflux juga mengumumkan bahwa artbook, soundtrack, dan edisi fisik akan hadir pada tahun 2026.

Cuplikan trailer game As I Began To Dream (PCplus/Istimewa)

Cerita game ini berfokus pada perjalanan Lily menuju Golden Tower, sebuah menara bercahaya yang menjadi simbol harapan. Dalam perjalanan, pemain akan bertemu karakter misterius yang membantu Lily memahami arti kehilangan dan penerimaan.

Strayflux dan Visi Game Indonesia Steam

Strayflux sendiri merupakan studio game indie beranggotakan 12 orang yang berdiri sejak 2019. Mereka percaya bahwa mimpi bisa diwujudkan melalui karya-karya game, meski harus belajar secara mandiri. Filosofi ini tercermin dalam As I Began to Dream, yang menggabungkan seni visual dengan mekanik puzzle unik.

Game ini tidak hanya menawarkan tantangan logika, tetapi juga menyampaikan pesan emosional tentang kehilangan dan penerimaan. Dengan mekanik rotasi dan pergantian dunia, pemain dapat menjelajahi berbagai dimensi mimpi Lily. Hal ini membuat gameplay terasa segar dan berbeda dari puzzle platformer lain.

Kehadiran game ini di Steam menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global. Tag populer di Steam mencakup Puzzle Platformer, Hand-drawn, Atmospheric, dan Story Rich. Kombinasi tersebut menjadikan game ini menarik bagi pecinta cerita emosional dan seni visual.

Selain itu, komunitas game di Indonesia juga menyambut antusias perilisan ini. Banyak pemain menilai bahwa As I Began to Dream ini menghadirkan nuansa lokal yang kuat, sekaligus kualitas internasional. Dengan dukungan publisher Soft Source, game ini berpotensi menjangkau lebih banyak pemain di Asia dan dunia.

Masa Depan Game Indonesia

Rencana perilisan artbook, soundtrack, dan edisi fisik pada 2026 menunjukkan komitmen Strayflux dalam memperluas pengalaman pemain. Artbook akan menampilkan ilustrasi tangan yang menjadi ciri khas game ini, sementara soundtrack akan menghadirkan musik emosional karya JabFina.

Dengan strategi tersebut, As I Began to Dream tidak hanya menjadi game, tetapi juga karya seni multimedia. Hal ini memperkuat posisi Strayflux sebagai studio kreatif yang berani mengeksplorasi berbagai medium.

Kehadiran game ini di Steam juga membuka peluang bagi pengembang lokal lain untuk menembus pasar global. Tren game indonesia steam semakin berkembang, dan Strayflux menjadi salah satu contoh sukses.

Jika kamu mencari gim dengan cerita menyentuh, visual indah, dan puzzle menantang, As I Began to Dream layak dicoba. Gim ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga perjalanan emosional yang bisa membuatmu merenung.



Sumber PC PLus

What do you think?

Written by admin

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

DragonForce Ransomware, Kartel Siber yang Mengancam Dunia

Dark Web Incar Para Pencari Kerja. Duh!